PADANG — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) mengambil langkah cepat menyikapi beredarnya sebuah rekaman video yang diduga melibatkan pejabat di lingkungan Pemprov Sumbar.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, mengatakan pihaknya langsung melakukan klarifikasi setelah menerima rekaman yang beredar tersebut. Pihak yang diduga terdapat dalam rekaman juga telah dipanggil untuk memberikan keterangan.
“Begitu kami menerima rekaman yang beredar, kami langsung mengambil langkah dengan memanggil pihak yang bersangkutan untuk dimintai klarifikasi,” tegas Arry, Senin (24/8/2026).
Menurut Arry, klarifikasi awal dilakukan dirinya bersama Asisten II Setda Provinsi Sumbar. Dalam proses tersebut, pejabat yang saat ini menjabat sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Sumbar mengakui bahwa dirinya merupakan salah satu orang yang terdapat dalam rekaman tersebut.
Meski demikian, pengakuan mengenai keberadaan yang bersangkutan dalam rekaman tersebut belum serta-merta menjadi kesimpulan mengenai konteks maupun substansi peristiwa yang terekam.
Pemprov Sumbar masih perlu melakukan pendalaman untuk memastikan fakta sebenarnya, termasuk konteks rekaman, waktu kejadian, serta hal-hal lain yang berkaitan dengan video yang saat ini beredar di tengah masyarakat.
Langkah klarifikasi tersebut dilakukan sebagai bentuk respons pemerintah daerah terhadap informasi yang telah menjadi perhatian publik. Pemprov Sumbar juga dituntut memastikan persoalan tersebut ditangani secara objektif dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Di sisi lain, beredarnya rekaman yang belum terverifikasi secara menyeluruh juga menjadi perhatian agar tidak menimbulkan kesimpulan sepihak. Publik diharapkan menunggu hasil pemeriksaan dan keterangan resmi dari Pemprov Sumbar sebelum menarik kesimpulan mengenai dugaan yang muncul.
Pemprov Sumbar selanjutnya masih akan mendalami persoalan tersebut dan mengambil langkah sesuai hasil klarifikasi serta ketentuan yang berlaku.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar