Notification

×

INDEKS BERITA

Proyek Penguatan Tebing Sungai di Parupuk Tabing Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Kontraktor Mengaku Pegawai PU BWS

18/10/2025 | 12:13 WIB Last Updated 2025-10-18T10:24:27Z

 


Padang — Proyek penguatan tebing sungai yang berlokasi di Kelurahan Parupuk Tabing, Kota Padang, mendapat sorotan tajam dari masyarakat setempat. Proyek yang diharapkan mampu menjadi solusi untuk mengurangi risiko banjir tersebut justru menuai dugaan pelanggaran teknis dan ketidaksesuaian spesifikasi.

Hasil pantauan tim media pada Senin (13/10/2025) mengungkapkan sejumlah kejanggalan dalam pelaksanaan proyek. Salah satu temuan utama adalah tidak adanya plang proyek di lokasi, yang seharusnya memuat informasi penting seperti nama kegiatan, nilai anggaran, sumber dana, dan masa pelaksanaan. Ketiadaan informasi ini memicu kecurigaan terkait transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan kegiatan.

Selain itu, material bangunan yang digunakan juga dinilai tidak memenuhi standar. Berdasarkan pengamatan dan laporan warga, campuran semen dan pasir dicampur menggunakan air sungai yang mengandung garam, yang secara teknis dapat merusak kekuatan dan ketahanan struktur bangunan dalam jangka panjang.

Seorang warga yang menghubungi pihak pelaksana proyek mengungkapkan bahwa kontraktor berinisial F mengaku sebagai pegawai PU BWS (Balai Wilayah Sungai). Namun, hal ini menimbulkan tanda tanya besar, mengingat F juga bertindak sebagai pelaksana lapangan tanpa terlihat adanya pengawasan dari instansi teknis terkait.

“Kami tidak menemukan satu pun pengawas dari dinas atau instansi teknis di lokasi. Bahkan, konsultan pengawas dari pihak rekanan juga tidak tampak mengawasi pekerjaan,” ujar salah satu anggota tim media.


Kekhawatiran turut disampaikan warga sekitar. Seorang ibu rumah tangga yang enggan disebutkan namanya menyampaikan kekecewaannya terhadap kualitas pekerjaan.

“Sayang sekali, proyek ini seharusnya membantu masyarakat agar tidak kebanjiran. Tapi kalau dikerjakan tidak sesuai spek, justru bisa berbahaya. Kami berharap pemerintah segera turun tangan,” ucapnya.


Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak PU BWS maupun pihak kontraktor terkait dugaan pelanggaran dalam proyek ini.

(Tim)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update